Jumat, 19 April 2013

Puisi Ibu Update Terbaru

Seorang ibu adalah seorang ibu perempuan dari seorang anak, Baik melalui hubungan Sosial maupun biologis. Dan pada umumnya seorang ibu memiliki peranan yang sangat penting dengan membesarkan atau mengasuh anak. Ibu adalah seorang perempuan yang karena berfungsi sangat mulia. Nama dari seorang ibu adalah sebutan untuk menghormati kodrat seorang perempuan dan yang mempunyai jenis kelamin yang mampu untuk melahirkan anak.

 
Pulanglah Ibu
-------------------
Tubuhmu kaku
Matamu kaku
Mulutmu membisu
Nafasmu tehenti sudah...

Aku tahu...
Ibu telah pergi ke alam sana
Yang takkan pernah ada di depan mataku lagi
Tapi aku masih merasa engkau ada di sisiku

Ibuku sayang...
Ibu telah di tanam di tanah merah
Hanya sendiri
Dukaku... Ibu pasti tahu yang menjalar di seluruh tubuhku ini
Selamat jalan ibu...
Pulanglah dengan tenang
Semoga tuhan menerimamu di sisinya

Tangisan Air Mata Ibu
--------------------------

Dalam senyumu kau sembunyikan rasa letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
Tak sedetikpun berhenti langkahmu
Tuk bisa memberi harapan baik kepadaku

Bertumpuk cacian selalu menghadangmu
Sepahit hinaan tak kau pedulikan
Terus melangkah untuk masa sepanku
Mencari harapan baru tuk anakmu yang kau sayangi

Bukan bertumpuk emas yang engkau harapkan
Bukan gulungan uang yang kau minta tuk keberhasilanku
Tapi kehendak hatimu hanya untuk kebaikan kebaikanku

Do'a Untuk Ibu
------------------

Aku tidak bisa apa saja yang ku lakukan tanpa dia
Dia yang selalu mengerti aku
Dia yang tak pernah letih membimbingku
Dan dia yang selalu menemaniku

Dialah Ibu...
Orang yang selalu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa
Tanpa dia aku bukanlah Apa-apa

Aku hanya manusia biasa dan lemah tanpanya
Yang membutuhkan kekuatanya
Kekuatan cinta kasih seorang ibu
Kekuatan yang lebih dari apapun

Engkau sangat berarti dan berharga bagiku
Walau engkau selalu memarahiku
Aku mengerti...
Itu bentuk perhatian darimu
Itu menandakan ibu peduli padaku

Ya Allah ya tuhanku...
Berikanlah petunjuk kepada ibuku
Seperti jalanya orang-orang yang telah engkau berikan rahmat bagi mereka
Panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku tahu tiada lagi

Terimakasih ibuku
Atas apa yang telah berikan kepadaku
Aku akan selalu menyayangimu
 Puisi karya Mutia Fitriyani

Ibuku
--------

Ibu engkau mengandungiku 9 bulan
Sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
Engkau memeliharaku sampai tumbuh besar
Dan menjagaku tampa pamri
Dan merawatku dengan penuh rasa kasih sayang

Ibu...
Engkau mengajariku berjalan hingga bisa berjalan
Engkau mengajariku berbicara hingga bisa berbicara
Ibu engkau adalah malaikatku
Dikala aku sedih, Engkau selalu ada menghiburku

Ibu...
Engkaulah pahlawanku
Engkau bekerja keras
Untuk menafkahiku
Terimakasih atas pengorbananmu
Yang engkau berikan kepadaku
Terimakasih ibu...
Ibu aku mencintaimu
Puisi Karya hendra gunawan

Jasa Yang Tak Terlupakan
------------------------------

Ibu...
Engkau memeliharaku sewaktu kecil hingga dewasa
Engkau selalu baik kepadaku walau aku selalu salah

Ibu...
Hatimu baik dan penuh dengan rasa kasih sayang
Engkau sangat pintar, baik, lembut, ramah, cantik, sopan dan juga menarik

Ibu ku...
Aku sering berbuat salah dan berdosa kepadamu
Ibu... Maafkanlah aku
Terimakasih ibu segala yang engkau korbankan kepadaku
Puisi Karya Hendra gunawan

Ada Engkau Ibu
-------------------

Engkau ada di sisiku
Dalam Gigil yang mengikis

Ada engkau ibu...
Mendekap hangat hati
Dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Kala sepi merajai

Ada engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
Meski hatimu sengsara
Ada tawa yang selalu
Yang mekar di wajahmu

Penuh kasih lewat belaianmu
Aku yakin dan percaya
Aku bahagia
Karena ada engkau di sisiku
Wahai ibuku tercinta

Sekian terimakasih sampai disini jumpa kita karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/puisi-ibu-update-terbaru.html



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]