Minggu, 13 Oktober 2013

Kebiasaan Buruk Yang Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Jantung adalah sebuah rongga organ yang berotot yang mempompa darah melalui pembuluh darah oleh kontraksi yang berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, Dari kata yunani cardia untuk jantung. Jantung Jantung adalah salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah.

Jantung terletak dalam rongga dada di sebelah kiri bawah, Diantara Paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Massanya kurang lebih (300 gram) Yang besarnya sebesar kepalan tangan. Jantung adalah satu otot yang tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium. Jantung terletak di dalam rongga torakik, di balik tulang dada. Struktur jantung berbelok kebawah dan sedikit kearah kiri.

Kebiasaan Yang Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung


Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh Paru-paru, Namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, Yang tertempel pada diafragma. Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair. Untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan mempompa konstan jantung. Jantung di jaga pada tempatnya oleh Pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar, Seperti di dasar dan di samping dua garis pembelah (Terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan di mana dinding pemisah diantara serambi dan bilik/kamar jantung.

Jantung adalah organ vital dalam tubuh kita manusia, Jantung berfunggsi untuk mempompa darah keseluruh tubuh untuk membawa nutrisi dan oksigen. Penyakit jantung seringkali disebabkan karena faktor pola hidup yang tidak sehat, Yang dapat mengakibatkan kerusakan jantung secara perlahan. Berikut di bawah ini 11 kebiasaan yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

1. Tidak Mau Memeriksa Kesehatan : Penyakit jantung seringkali diketahui setelah diketahui gejalanya semakin parah. Padahal setiapkali anda ke dokter, Minimal dokter pasti memeriksa detak jantung dan tekanan darah anda untuk memastikan kimia darah dan memeriksa EKG akan dapat dengan mudah mengetahui beberapa besar resiko anda terkena penyakit jantung.

2. Mendengkur : Mendengkur bisa jadi merupakan gejala dari kondisi ini ditandai dengan terhentinya nafas sementara. yang dapat menyebabkan tekanan darah naik, Apabila kondisi ini di biarkan maka dapat menyebabkan penyakit jantung.

3. Tidak Peduli Tanda-tanda Masalah Kesehatan : Beberapa masalah kesehatan faktor resiko penyakit jantung misalnya, Kolesterol darah tinggi, Tekanan darah tinggi, dan kadar glukosa darah tinggi. Membiarkan kondisi kesehatan tersebut membuat anda lebih rentan terhadap serangan jantung.

4. Mempertahankan Berat Badan Berlebihan : Kelebihan berat badan dan obesitas merupakan salah satu faktor resiko penyakit jantung dan penyakit serius yang lainya seperti, hipertensi dan diabetes.

5. Larut Dalam Stress : Stress berlebihan dapat menyebabkan depresi, Depresi dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan menyebabkan orang melakukan kebiasaan yang buruk, Seperti, Menggunakan narkoba, makan sembarangan, dan banyak meminum alkohol.

6. Kurang Tidur : Kurang tidur dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormanal dalam tubuh, Hal ini mempengaruhi pola makan dan akibat buruk pada jantung.

7. Makan Makanan Secara Tidak Seimbang Gizi : Makan membuat orang kenyang dan senang karena dapat menikmati makanan kesukaanya, Namun sebaliknya anda memperhatikan asupan gizi dari makanan tersebut, Gula, Garam, Dan lemak, Bisa jadi penyebab rasa yang di sukai, Tetapi mengkomsumsinya harus juga di batasi. Kebutuhan tubuh akan nutrisi lainya seperti, Vitamin, Mineral, Serat, Antioksidan, Dan sebagainya, Juga harus di penuhi. Makan secara tidak seimbang gizi meningkatkan resiko diabetes, hipertensi, obesitas, dan aterosklerosis yang memiliki komplikasi penyakit jantung.

8. Kurang Olahraga : Olahraga sangat bermanfaat menjaga kesehatan sistem kardiovaskular (Jantung dan Pembuluh darah). Kurangnya aktifitas fisik, Meningkatkan resiko penyakit Jantung, hipertensi, diabetes dan obesitas.

9. Terlalu Banyak Mengkomsumsi Garam : Terlalu banyak mengkomsumsi garam atau makanan yang asin dapat meningkatkan tekanan darah, Tekanan darah tinggi (hipertensi) meningkatkan resiko penyakit jantung.

10. Banyak Meminum Alkohol : Terlalu banyak meminum alkohol meningkatkan resiko hipertensi, kelebihan berat badan, meningkatnya kadar lemak darah, Ketiga tersebut dapat menyebabkan penyakit jantung.

11. Merokok : Merokok dapat meningkatkan resiko diabetes dan hipertensi. Keduanya dapat memiliki komplikasi penyakit jantung.

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Kebiasaan Yang Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung Tersebut, semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/10/kebiasaan-yang-meningkatkan-resiko.html 



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]