Minggu, 22 Maret 2015

Cara Membuat Formulasi Pakan Ikan Nila

Formula pakan ikan didasarkan pada kandungan protein, lemak dan serat. Formula ikan dapat dibagi menjadi dua bagian sesuai dengan kebutuhan ikan. Pakan ikan untuk anak ikan atau benih akan membutuhkan 50% protein, 8% lemak. Sedangkan untuk ikan dewasa membutuhkan protein antara 25-30% protein,  lemak 7%.

Cara membuat pakan ikan sesuai dengan kebutuhan ikan dapat menggunakan formula campuran dari bahan-bahan pembuatan pakan atau pellet ikan yang akan di jelaskan pada table formula ikan. Bahan-bahan pakan ikan adalah tepung ikan, ampas tahu, dedak, bungkil kelapa, jagung, tepung darah, limbah udang, minyak ikan. Bahan pakan ini banyak terdapat di setiap daerah. Jadi, untuk membuat pellet ikan tidak sulit karena 90% bahan sudah tersedia.

Setiap jenis bahan-bahan pakan tersebut memiliki kandungan protein yang berbeda-beda. Oleh karena itu perlu memperlajari / mengetahui berapa kandungan nutrisi bahan-bahan pakan sebelum membuat pellet ikan.


Contoh Table formula pakan ikan

Kandungan Protein Bahan Makanan Ikan

Nama Bahan
Protein
Lemak
Serat
Tepung Teri
63.71
4.21
3.6
Tepung Udang
47.47
8.95
4.49
Tepung Darah
80.85
5.61
0
Tepung Bekicot
39
9.33
1.05
Tepung Ikan
62.99
6.01
3.6
Tepung Kedelai
46.8
5.31
3.54
Tepung Terigu
12.27
1.16
0
Dedak Halus
13.3
2.4
9.4
Tepung Jagung
9.8
3.22
1.76
Tepung Singkong
0.85
0.3
0
Bungkil Kacang Tanah
34.5
13.7
10.7
Bungkil Kelapa
24.0
8.0
10
Tepung Ayam Segar
15.51
0.21
0.36

Hal penting yang harus di perhatikan dalam membuat  formula pakan ikan adalah ketersediaan bahan-bahan untuk membuat pellet ikan tersebut harus ada secara terus menerus. Jangan menggunakan bahan  yang ketersediannya terbatas atau musiman. Formula ikan yang berubah-ubah akan dapat menurunkan selera makan ikan dalam waktu sementara yang akan berakibat pada pertumbuhan ikan yang lambat.

 
Berikut Kita akan membuat makanan ikan nila dengan dua macam bahan pakan, untuk melihat pengaruh dari setiap bahan dan  berapa kandungan protein dari campuran dua atau lebih bahan pakan.
Tabel campuran pakan ikan berprotein rendah
Campuran
Bahan Pakan

 
Jumlah
Kandungan Protein




A
Tepung ikan
10 %
5.50

Dedak
90 %
11.97

Total
100 %
17.47

Tepung ikan
10 %
5.50
B
Jagung
90 %
8.55

Total
100 %
14.05

Tepung ikan
10 %
5.50
C
Dedak
45 %
5.9

Jagung
45 %
4.2

Total
100 %
15.6
Ketiga A,B,C campuran di atas masih terlalu rendah untuk mencapai spesifikasi diet yang kita harapkan protein 26 %. Bahkan campuran tiga bahan pada campuran C tepung ikan, dedak, jagung tidak mencukupi. Dan jika kita mencampur bahan pakan yang berprotein tinggi setelah tepung ikan,  ampas kacang tanah dan ampas tahu maka hasilnya-pun akan terlalu tinggi.

Mari kita lihat:
Tabel campuran pakan ikan berprotein tinggi
Campuran
Bahan Pakan

 
Jumlah
Kandungan Protein




A
Tepung ikan
10 %
5.50

Exp.Kacang tanah
90 %
31.05

Total
100 %
36.55

Tepung ikan
10 %
5.50
B
Ext. tahu
90 %
42.12

Total
100 %
47.62

Tepung ikan
10 %
5.50
C
Exp.kacang T.
45 %
15.5

Exp. tahu
45 %
21.6

Total
100 %
42.6
Seperti kita ketahui kedua table diatas; Tabel campuran pakan ikan berprotein rendah, Tabel campuran pakan ikan berprotein tinggi. Tidak mencapai spesifikasi protein yang kita inginkan 26 %. Jika kedua campuran ini, protein rendah dan protein tinggi di campurkan maka protein yang kita harapkan kemungkinan akan tercapai. Ingat campuran bahan yang kita pakai hanya 90 % dari sepuluh persen tepung ikan dengan protein 5.5 %. Jadi, 26% dikurangi 5.5% sisa 20.5%. kita hanya mencari 20.5% dari campuran bahan pakan. dengan kata lain bahan pakan selain tepung ikan akan berisi 20.5x100/90=22.78%.

Jadi, setiap dua bahan pakan harus mencapai 22.8% protein hasil akhir dari campuran. Ada empat kemungkinan campuran yang akan didapat dari bahan berprotein rendah dan protein tinggi.

Untuk mendapatkan kebutuhan pakan sesuai standar yang di tentukan,kita dapat menggabungkan bahan pakan protein rendah dan bahan pakan protein tinggi.Protein rendah yaitu dedak, jagung dan protein tinggi adalah ampas kedelai, ampas kacang tanah.
Mari kita coba menggabungkan bahan pakan protein rendah dan protein tinggi dengan menggunakan rumus sebagai berikut :  

                
Catatan:
Pengurangan antara no.(3) dengan no.(1) menghasilkan no.(5)
Sedangkan pengurangan antara no.(3) dengan no.(2) menghasilkan no.(4)

Kombinasi dari bahan-bahan diatas dapat di hitung sebagai berikut:
 a) kacang tanah  =.     9.5    . x100=44.81% (44.8%)           (100.0%)
                    (9.5+11.7)
dedak     =.     11.7    . x100=55.19% (55.2%)                 
              (9.5+11.7)
 b) kacang tanah =.      13.0    . x100=52.63% (52.6%)                  (100.0%)
                    (13.0+11.7)
jagung   =.      11.7    . x100=47.37% (47.4%)                
               (13.0+11.7)
 c) kedelai     =.     9.5    . x100=28.36% (28.4%)                  (100.0%)
                    (9.5+24.0)
dedak     =.     24.0    . x100=71.64% (35.1%)                 
              (9.5+24.0)
 d)kedelai     =.      13.0    . x100=35.14% (35.1%)               (100.0%)
                    (24.0+13.0)
jagung     =.      24.0    . x100=64.86% (64.9%)              
                 (24.0+13.0)
Jadi, keempat alternative diatas, setiap pasangan bahan hanya mencampur 90% saja, seperti kita lihat dibawah ini:
1.     44.8 × 0.9 = 40.3% kacang dan 55.2 × 0.9 = 49.7% dedak    (Totals=90%)
2.     52.6 × 0.9 = 47.3% kacang dan 47.4 × 0.9 = 42.7% jagung
3.     28.4 × 0.9 = 25.6 tahu dan 71.6 × 0.9 = 64.4% dedak
4.     35.1 × 0.9 = 31.6 tahu dan 64.9 × 0.9 = 58.4% jagung
(Totals = 90%)

Sekarang kita dapat melihat hasil ke-empat campuran bahan pakan protein dan lemak, bahkan harga dari setiap campuran yang kita buat.
Ingat spesifikasi diet yang kita rencanakan adalah protein 26% dan lemak 7%.


Ke-empat formula pakan ikan nila yang kita buat tampak sebagai berikut:
Bahan2 1/
Campuran
Harga Bahan
Contribusi
(%)
Harga (Rp./ton)
Lemak (%)
Protein (%)
a) T.ikan
10.0

0.60
5.50
Dedak
49.7

1.19
6.61
Kacang T.
40.3

5.52
13.90
100.0

7.31
26.01
b) T.ikan
 10.0

0.60
5.50
Jagung
42.7

1.92
4.18
Kacang T.
 47.3

6.48
16.32

100.0

9.00
26.00
c) T.ikan
10.0

0.60
5.50
Dedak
64.4

1.55
8.57
Tahu
25.6

0.33
11.98

100.0

2.48
26.05
d) T.ikan
10.0

0.60
5.50
Jagung
58.4

2.63
5.72
Tahu
31.6

0.41
14.79
100.0

3.64
26.01

Seperti kita lihat ke-empat campuran sudah mencapai nilai nutrisi ikan yang kita butuhkan 26% protein, dan lemak 7% pada campuran a,b juga tercapai. Pada campuran c,d kita bisa mengunakan minyak nabati atau hewani sebanyak 2% sampai 3% sebagai tambahan. Selamat mencoba.








Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]