Kamis, 27 Oktober 2016

mengantongi uang hanya dengan ternak bebek cirebon

 H Rosadi (42), seorang peternak itik di Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Jabar, berhasil mengembangkan persilangan itik Peking yang berwarna putih bersih dengan itik Rambon (Ras Asli Cirebon) yang berbulu coklat sehingga menjadi itik pedaging dengan pertumbuhan cepat. "Persilangan kedua jenis itu berlangsung alami karena kami hanya menyatukan itik Peking jantan dengan Itik Rambon betina dengan komposisi tiga jantan 10 betina," katanya kepada ANTARA, di Kapetakan, Cirebon, Jumat.


Ia menjelaskan, anak hasil persilangan itik itu mempunyai beberapa jenis warna yaitu putih, coklat dan putih dengan bulu coklat di bagian atas. "Pertumbuhan hasil persilangan itu ternyata cepat besar mendekati pertumbuhan Itik Peking," katanya yang akan terus mengembangkan 300 ekor bibit Peking itu dan belum ada niat untuk menjualnya. Ia menjelaskan, pertumbuhan itik Peking tergolong sangat cepat karena dalam usia 50 hari sudah mencapai bobot rata-rata 3,25 kilogram, tetapi itik jenis itu memang dikenal rakus karena biaya pakan seekor itik Peking selama 50 hari pemeliharaan bisa mencapai Rp30 ribu, atau dua kali lipat biaya pakan itik Rambon.


"Walaupun biaya pakan mahal tetapi harga jual itik Peking juga hampir dua kali lipat, yaitu mencapai Rp25 ribu per kilogram hidup, padahal harga jual itik Rambon Rp15.000 per kilogram hidup," katanya. Ia mengatakan, banyak pemilik restoran yang meminta secara rutin dengan harga tersebut, namun sekarang ini justru kesulitan untuk mencari anak itik Peking sehingga diputuskan itik Peking yang ada akan digunakan sebagai indukan. "Ada yang disilangkan dengan Rambon, dan ada yang khusus untuk menghasilkan bibit Peking," katanya. Saat ANTARA meninjau peternakan itik Peking di Blok Tengah, Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, ternyata itik tersebut dipelihara pada kandang tradisional, sama dengan pemeliharaan itik lainnya. Hanya saja, di sebelah kandang disediakan kolam yang agak luas untuk memberikan kesempatan pada itik mandi lebih banyak guna memelihara bulunya yang putih bersih.


Menurut Rosadi, sengaja kolam itu diisi ikan lele untuk memakan kotoran bebek sehingga kolam selalu bersih. Ia juga mengatakan, harga jual DOD atau itik usia sehari untuk Itik Peking dan Persilangannya akan lebih mahal dari DOD Rambon yang hanya Rp4.000 per ekor. Namun, hitungan usaha, menurut Rosadi, memelihara itik Peking akan lebih menguntungkan karena jika saja bibit dihargai Rp10.000 per ekor, biaya pakan Rp30.000 per ekor, sementara pemeliharaan Rp10.000 per ekor maka modal per ekor hanya Rp50.000. "Harga jual rata-rata per ekor dewasa sekarang mencapai Rp80 ribu, sehingga peternak mendapat untung Rp30.000 per ekor atau mencapai Rp3 juta untuk memelihara 100 ekor selama dua bulan," katanya.(*)



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]