Senin, 31 Oktober 2016

peluang menjanjikan ternak ikan arwana

peluang menjanjikan ternak ikan arwana
Diantara ikan hias air tawar, ada salah satu jenis ikan hias air tawar asli Indonesia yang banyak diminati masyarakat lokal dan luar negeri, yaitu Ikan Arwana. Dengan harganya yang lebih stabil dibanding ikan hias lain, membuat peluang bisnis ikan ini sangat menjanjikan. Nah, untuk Anda yang memutuskan memuka usaha budidaya ikan arwana, berikut adalah tips jitu-nya :
  1. Induk dipelihara dalam kolam berukuran 5x5 m dengan kedalaman air 0,5-0,75 m. Kolam ditutup plastik setinggi 0,75 m untuk mencegah lompatan ikan.
  2. Ruangan pemijahan dibangun di pojok perkolaman dan ditambah beberapa kayu gelondongan untuk memberikan kesan alami. Hindari batu dan kerikil karena dapat melukai ikan atau tercampurnya pakan secara tidak sengaja.
  3. Kolam pembesaran dibangun di area tenang dan ditutup sebagian. Jauhkan dari sinar matahari lansung. Induk dipelihara dalam kolam pembesaran hingga mencapai matang atau kelenjar kelamin.
  4. Kualitas air dijaga agar mendekati lingkungan alami arwana yaitu pH 6,8-7,5 dan suhu 27-29 C. Penggantian air dilakukan sebaganyak 30-34% dari total volume dengan deklorinisasi atau air tersebut sudah dicampur zat untuk membunuh kuman dalam air.
  5. Keseimbangan gizi sangat penting bagi pemijahan dan kematangan gonad. Pakan diberikan setiap hari dalam bentuk ikan atau udang hidup, dan ditambah pelet dengan kadar protein 32%. Jumlah pemberian pakan per hari adalah 2% dari bobot total tubuh.
  6. Inkubasi telur secara normal butuh 8 minggu. Untuk memperpendek waktu, telur yang sudah dibuahi dapat dikeluarkan dari mulut penjantan satu bulan setelah pemijahan. Induk jantan ditangkap dengan sangat hati-hati dengan jaring halus, lalu diselimuti dengan handuk katun yang basah untuk menghindari ikan memberontak dan terluka. Ikan yang sudah terluka akan cacat hingga harganya turun.
  7. Untuk melepaskan larva dari mulut induk jantan, tarik perlahan bagian bawah mulut dan tubuh ditekan ringan. Larva dikumpulkan dalam wadah plastik dan diinkubasi dalam akuarium. Jumlah larva yang dapat mencapai 25-30 ekor.
  8. Setelah dikeluarkan dari mulut pejantan, larva diinkubasi dalam akuarium berukuran 45 x 45 x 90 cm. Temperatur air 27-29 derajat celcius. diukur menggunakan pemanas thermostat.
  9. Ukuran mencegah arwana terkena infeksi akibat penanganan larva, larutkan acriflavine atau disinfektan dalam air sebanyak 2 tetes.
  10. Selama peroide inkubasi, larva tidak perlu diberi pakan. Beberapa minggu pertama selama kuning telur belum habis, biasanya larva hampir selalu berada pada dasar akuarium.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]