Selasa, 01 November 2016

cara sukses budidaya dan beternak perkutut hitam

Perkutut yang redaksi tampilkan ini berbeda dengan perkutut pada umumnya, sebab perkutut ini berbulu hitam. Meskipun di bilang perkutut Hitam tetapi tidak kok hitam kelam tetapi memang ada warna bliriknya.
Perkutut hitam ini memiliki ciri khusus terutama bulu yang kebanyakan blirik hitam. Sedang kaki serta mata juga kehitam hitaman. Perkutut hitam di zaman dahulu memiliki sifat agak berbeda yaitu tidak mau kumpul dengan sembarang perkutut sejenisnya, hidupnya juga banyak mengembara dan di tempat yang sepi, seperti dalam hutan, dekat goa, dan rerimbunnya hutan.
Selain itu perkutut ini juga mampu menahan lapar hingga beberapa hari. Bagi orang yang mempercayai memelihara perkutut hitam akan memiliki wibawa atau daya linuwih.
Perkutut hitam bukan hanya sebagai simbul kekuatan saja, tetapi perkutut itu juga memiliki daya gertak yang cukup kuat terhadap sesama perkutut, sehingga apabila perkutut bulu coklat dan putih di sandingkan dengannya maka perkutut putih dan coklat tersebut jarang mau berbunyi  bahkan membisu. (anda tak percaya silahkan sandingkan  perkutut anda) Bila perkutut anda mau berbunyi berarti tabir salah satu mistis telah dapat anda buka.
Perkutut hitam tidak segacor perkutut bulu coklat atau blirik Coklat, disamping suara hanya lirih dan kecil. Mistis perkutut hitam di zaman dahulu kala juga dapat di pakai sebagai simbol tolak bala serta menolak ilmu santet, disamping pula untuk memperlancar rezeki serta kewibawaan.
Secara visual memang perkutut hitam memiliki katuranggan yang lebih besar sedikit di banding perkutut yang lain, sehingga masuk akal bila perkutut yang lain berbadan kecil agak takut dengan perkutut hitam bila di sandingkan.
Venomena yang lain, bahwa perkutut hitam masih jarang di ternak bahkan dapat di anggap langka. Pemirsa percaya dengan mistis perkutut yang ini ?



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]